Yah sangat wajar, bahkan dulu Nabi Muhammad yang judulnya adalah utusan Tuhan saja awalnya dihujat sebagai orang gila dan sesat saat pertama kali membawa ajaran islam apalagi saya hanya seorang Saiful Anam dengan segala keterbatasan saya.
Berbagai dugaan dan persepsi tentang metode Jessica akan kita bahas untuk menunjukkan betapa metode Jessica ini merupakan metode yang terbuka yang sangat bisa di kritik, dibahas atau bahkan disempurnakan sesuai dengan pemahaman Anda dari awal. Mari perkaya pemahaman kita dengan beberapa dugaan yang tersaji berikut ini seputar apa dan siapa sebenarnya Jessica itu.
Makhluk Halus
Bukan Indonesia namanya kalau kata “makhluk halus” tidak masuk di urutan dugaan pertama. Biasanya juga selalu di ikuti dengan fatwa haram juga he he he… Anda orang Indonesia? Lanjutkan membaca dengan ceria.
Mari kita cermati bersama tentang ciri makhluk halus yang dipercaya secara luas di masyarakat sebelum diperbandingkan dengan metode Jessica yang akan Anda kuasai segera setelah selesai membaca buku ini.
Dalam banyak kepercayaan di Indonesia makhluk halus identik sebagai nama lain dari jin, setan atau makhluk non fisik yang sifatnya mengganggu. Gangguan yang ditimbulkan beragam mulai dari rasa takut, rasa was-was, penampakan atau berupa bisikan yang menyesatkan tindakan dan perilaku manusia menjadi semakin jauh dari kata baik.
Ada beberapa yang mengagungkan para makhluk halus dan memperlakukan selayaknya Tuhan yang patut disembah-sembah serta ada pula yang memusuhinya. Saya termasuk pengecualian, saya takut dengan makhluk halus, mungkin efek berbagai film di bioskop akhir-akhir ini dengan segala varian makhluk halus nusantara mulai dari Pocong Ngesot hingga Suster Ngesot he he he…
Saya bukan seorang ahli dibidang makhluk halus maka saya tidak berani berpendapat bahwa Jessica termasuk atau tidak termasuk makhluk halus. Untuk mencapai pemahaman yang lebih adil ada beberapa hal yang saya ingin
Anda jawab dari hati Anda agar pemahaman apakah Jessica layak dikategorikan sebagai makhluk halus atau tidak. Apapun kesimpulannya nanti adalah murni berasal dari pemikiran diri Anda. Silakan baca pertanyaan berikut dan jawablah dengan jujur.
Jika Anda adalah makhluk halus, kira-kira apakah Anda….
- Bersedia diminta datang dan pergi oleh seseorang yang tidak melakukan pertukaran manfaat apapun dengan Anda (ya / tidak)
- Bersedia diatur dan diperintah oleh seseorang seolah Anda adalah budaknya (ya / tidak)
- Bersedia dibatasi dan diatur segala kemampuan dan ketidakmampuan Anda (ya / tidak)
- Bersedia menerima segala perlakuan seseorang tanpa bisa melakukan protes (ya / tidak)
*Coret yang tidak perlu
Nah sekarang perhatikanlah jawaban yang sudah Anda buat. Ingat konteks dari pertanyaan di atas adalah jika seandainya Anda adalah makhluk halus itu sendiri. Tidak ada jawaban yang benar atau salah, yang ada hanyalah perbedaan kunci jawaban di tiap kepala.
Nah jika kunci jawaban di kepala saya dijadikan rujukan maka saya bisa membantu Anda membuat kesimpulan singkat berdasarkan jawaban Anda.
Dominan menjawab Ya, maka kemungkinannya Anda adalah jenis makhluk halus yang baik hati banget atau bisa jadi jenis makhluk halus yang bodoh tak tertolong lagi. Jelas pertanyaan di atas semuanya berpotensi melanggar HAMH (Hak Asasi Makhluk Halus).
Dominan menjawab Tidak, maka kemungkinannya Anda adalah makhluk halus yang pintar, jujur dan memiliki hak untuk bebas. Bahkan manusia yang katanya makhluk paling mulia normalnya akan sangat terganggu dan pasti menjawab Tidak apalagi makhluk halus yang derajat kemuliaannya diyakini dibawah manusia mestinya secara normal akan menjawab Tidak Banget.
Dan jika ada yang menjawab dominan Ya, saya ingin ketemu dengan orangnya. Mau saya manfaatkan habis-habisan tentunya. Andakah orangnya yang menjawab dominan Ya? Saya kira akan ada seorang pembaca yang meralat jawabannya menjadi dominan Tidak, boleh kok. Nah lalu apa hubungannya dengan Jessica? Jessica merupakan jenis entitas yang akan menjawab Ya semua pertanyaan di atas.
Jessica bersedia dipanggil atau diminta pergi sesuka hati pemiliknya, tidak pernah ada pertukaran manfaat dua arah dengan pemiliknya dan lain – lain. Jadi jika Jessica Anda golongkan ke dalam jenis makhluk halus, sebut saja Jessica sebagai makhluk halus yang bodohnya tak tertolong lagi. Cukup melegakan bukan?
Teman Khayalan
Ada beberapa anak di berbagai belahan dunia mengalami masa kecil yang indah di mana setiap hari yang dilaluinya semuanya terasa indah karena seolah memiliki seorang teman yang sangat menyenangkan.
Tetapi di saat yang sama lingkungan mereka merasa khawatir dan bertanya, “Kamu kok ngomong sendirian?”. Bisa jadi itu tanda menuju kegilaan namun kita lebih sering menyebutnya sebagai teman khayalan. Teman khayalan biasanya tercipta dari kebutuhan pemenuhan ego seseorang yang tidak terpenuhi oleh lingkungan atau bahkan dunianya.
Maka orang tersebut bisa jadi memilih menciptakan figur, tokoh atau bahkan dunia baru yang diinginkannya dan hanya bisa dinikmati olehnya. Aneh bagi orang lain, menyenangkan dan ideal menurut pelakunya.
Apakah Jessica sama dengan teman khayalan? Menurut saya pribadi hampir sama. Keduanya memberikan efek halusinasi kepada seseorang baik berupa, suara, wujud tertentu atau perasaan yang memengaruhi kondisi mood dan perilaku si pemilik. Yang menjadi perbadaannya adalah pada beberapa struktur berikut :
Teman Khayalan
- Tercipta begitu saja atau karena kebutuhan pemenuhan ego tertentu
- Umumnya datang dan pergi diluar kontrol pemilik
- Kemampuan teman khayalan unik dan kadang diluar nalar
- Hilang dengan sendirinya saat pemenuhan ego sudah terjadi
Jessica
- Tercipta dengan kesengajaan tanpa harus ada kebutuhan ego spesifik
- Datang dan pergi dengan kontrol pemilik
- Kemampuan Jessica sesuai dengan niat awal pembuatan
- Bisa dihapus atau digandakan dengan sengaja
Nah dari perbandingan secara umum di atas tentunya terlihat sekali perbedaan antara teman khayalan dan Jessica meskipun ada sedikit persamaan tetapi ada perbedaan yang sangat mencolok dan jelas merupakan dua hal yang patut dipisahkan dari segi istilah maupun penyebutan.
Di bagian lain buku ini saya akan membahas bagaimana caranya merubah teman khayalan yang terlanjur dimiliki seseorang menjadi Jessica dengan pendekatan yang sangat sederhana dan mudah diterapkan dalam berbagai kasus teman khayalan.
Introject
Saat kita mengenal seseorang, sebenarnya kita mengenal minimal dua versi dari orang tersebut. Pertama sosok nyata seseorang di dunia secara fisik dan kedua sosok orang tersebut yang hidup dipikiran kita. Sosok nyata tidak 24 jam tersedia di hadapan kita karena manusia memiliki kesibukan dan privasinya masing-masing.
Bahkan suami dan istrinya saja tidak mungkin 24 jam penuh bisa saling ketemu secara langsung setiap hari. Sedangkan sosok seseorang yang hidup di pikiran kita itulah yang kita sebut sebagai introject. Bisa kita temui kapanpun dan dimanapun karena dia hidup dalam kepala kita.
Introject adalah perwujudan sosok orang lain yang kita pelihara di pikiran kita. Bisa jadi intoject ini sama baiknya, lebih baik atau lebih jahat dari sosok aslinya di dunia.
Introject terbentuk dari persepsi kita pada seseorang, bukan mencerminkan sikap atau perwakilan valid dari seseorang. Yang kita kira sosok jahat di pikiran kita belum tentu sejahat itu di dunia nyata. Di dunia nyata orang tersebut bisa jadi lebih baik atau jauh lebih jahat dari perkiraan kita he he he…
Jessica nantinya akan sangat identik dengan introject. Karena kita akan belajar menghidupkan sebuah wujud atau sosok seseorang dengan sifat dan kemampuan yang kita tentukan sendiri sesuai selera kita.
Tidak hanya satu, kita bisa membuat dua, tiga atau bahkan puluhan Jessica jika kita menginginkannya. Nah karena kita sendiri yang akan menjadi kreator dari introject ini maka selain sosok manusia kita juga punya keleluasaan untuk membuat sosok Jessica berupa berbagai jenis varian bentuk misalnya berupa manusia, benda, binatang atau bahkan mainan yang kita sukai. Nah Apakah Anda semakin tertarik memiliki Jessica? Teruskan membaca dan temukan kebahagiaan Anda.